Multi Brand Crochet Hook Review

Oleh: Gita D.S.

Bagi para perajut, alat yang nyaman dipakai merupakan hal penting yang perlu diperhatikan. Biasanya kita bahkan memiliki lebih dari satu alat rajut yang model atau mereknya berbeda. Kali ini saya akan me-review beberapa merek dan bentuk crochet hook yang saya miliki. Tapi sebelumnya perlu saya tekankan bahwa review ini bersifat subyektif, karena crochet hook yang cocok untuk masing-masing orang dapat berbeda tergantung crocheting style dan faktor lainnya.

Pertama-tama kita simak dulu anatomi crochet hook untuk memudahkan gambaran saat review.

Yuk, mulai review-nya…

KnitPro Waves

Satu set isi 9 buah, ukuran (dalam mm): 2, 2.5, 3, 3.5, 4, 4.5, 5, 5.5, 6.
Kisaran harga: Rp. 500.000,00/set.
Ringkas dapat dompet kulit dengan warna cantik. Saya punya warna shocking pink. Warna dompet lain yang tersedia adalah fluorescent green. Saat saya baca labelnya, saya baru tahu bahwa Knitpro ini merk India, awalnya saya pikir dari USA.

Shaft-nya berbahan aluminium dengan sentuhan perak, dan gagangnya (handle) terbuat dari plastik dengan lapisan soft matte. Bahan pelapisnya enak dipegang, tidak licin untuk tipe tangan saya yang sering berkeringat. Tapi entah mengapa, mudah kotor karena debu mudah sekali menempel. Untungnya mudah juga dibersihkan dengan mencucinya pakai air dan sabun.

Kode ukuran yang tertera di gagangnya dapat pudar (lebih cepat jika sering dipakai). Tapi gagang berwarna fluorescent yang berbeda tiap ukuran mempermudah untuk mengenalinya jika nanti tulisan ukurannya memudar.
Bentuk gagangnya pipih, cocok bagi yang biasa pegang hook dengan knife grip, tapi ternyata enak juga dipakai untuk pencil grip karena crochet hook ini sangat ringan.  Tipe ini tidak punya thumb rest, namun tidak terlalu masalah karena bentuk pipihnya tersebut.

Kekurangannya:
1. Shaft-nya gampang copot dari gagangnya. Mungkin saya dapat yang agak reject atau bagaimana, atau tarikan saya yang terlalu kencang.
2. Bentuk lip yang lumayan lancip membuat pilinan benang tertentu mudah pecah saat dirajut.

Prym Plastic Hook

Kisaran harga: Rp. 50.000,00/buah
Saya baru sekali pakai tipe ini, dan langsung jatuh cinta. Saat itu saya pakai ukuran 8 mm untuk merajut rug dari tyarn, dan hook ini enak banget dipakainya, tarikannya mulus dan sama sekali tidak membuat tangan pegal. Ukurannya ringan dan bahan plastiknya bagus, ketika dipegang terasa bedanya dengan crochet hook dengan gagang plastik yang lebih murah. Bagian throat-nya cukup dalam sehingga enak saat mengait benang dan menahannya cukup kuat agar tidak mudah lepas dari hook.

Warna yang tersedia di tokonya saat itu kurang bervariatif, hanya warna-warna monochrome. Tapi ternyata saat saya iseng mencari di internet, ada varian Prym Pop, plastic hook set dengan warna-warna cantik.

Addi Swing Set Standard

Satu set berisi 7 hook, ukuran (dalam mm): 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8.

Kisaran Harga: Rp 1.000.000,00/set

This is perfect (for me, at least).
Untuk kedua jenis gaya pegang, pencil grip maupun knife grip, hook ini enak banget dipakai. Memang tidak seringan KnitPro Waves dan Prym, tp beratnya sangat bisa ditoleransi. Dan ternyata desain gagangnya juga tidak sembarangan, selain cantik juga fungsional. Bagian yang warna-warni terbuat dari plastik soft matte, bagian putihnya dari plastik yang lebih firm (keras) dengan lapisan gloss. Pembagian soft dan firm menyatu dengan pas ditelapak tangan saya, yang sekali lagi, karena mudah berkeringat butuh perhatian lebih saat memilih crochet hook.

Bentuk head (kepala) dan point/tip-nya yang tidak terlalu bulat tapi juga tidak terlalu lancip sangat pas untuk tipe tarikan rajutan saya. Crochet hook ini juga memiliki thumb rest yang nyaman, mengingat  bentuk uniknya dan gagangnya yang cukup panjang thumb rest penting untuk menunjang kenyamanan merajut.

Seperti Knitpro Waves, Addi Swing ini memiliki warna yang berbeda untuk tiap ukuran, tapi Addi lebih unggul karena tulisannya diukir bukan hanya dicetak. Jadi pastinya lebih awet.

Kekurangan:
1. Shaft-nya sangat pendek, dan sejauh ini merupakan yang terpendek dibandingkan merk lainnya. Hal ini tidak masalah selama saya menggunakan benang lace, fingering, DK, maupun medium worsted. Namun jika merajut benang yang lebih tebal akan terasa kesulitannya, terutama untuk membuat stitch yang tarikannya banyak seperti bobble dan popcorn.
2. Lekukan gagangnya cantik, namun kesan pertama seperti bentuk sikat gigi dan membuat agak risih.
3. Ukuran yang besar membuat cukup sulit untuk menyimpannya, bahkan didalam wadahnya sendiri agak susah saat memasukkan atau mengeluarkannya.

Untuk teman-teman yang tertarik mencoba tapi ragu-ragu karena bentuknya yang tidak biasa, saya sarankan membeli crochet hook ini satuan, tidak langsung satu set.

Unbranded Plastic Hook

Satu set isi 12 hook, ukuran (dalam mm): 2, 2.5, 3, 3.5, 4, 4.5, 5, 5.5, 6, 6.5, 8, 10.
Kisaran harga: Rp. 70.000,00/set

Inilah hook plastik yang selalu saya bandingkan dengan Prym Plastic. Buat saya, crochet hook ini berfungsi sebagai cadangan yang saya pakai untuk beberapa proyek selingan. Karena semua proyek rajutan saya punya semacam wadah sendiri-sendiri yang berisi crochet hook, gunting dan benang sesuai kebutuhan, jadi cadangan yang murah seperti ini penting supaya tidak bolak-balik mencari crochet hook di wadah proyek lain. Fungsi lain crochet hook ini adalah untuk dimainkan oleh anak balita saya, kalau dia ingin ikut-ikutan merajut.

Dengan harga seperti itu hook ini lumayan banget. Bentuknya sederhana tapi cantik, ada thumb rest, tarikannya halus, ringan,  dan yang saya suka karena warnanya pastel semua. Bentuk head tip-nya lancip, cocok bagi tight crocheter.

Kekurangan crochet hook ini: kurang kuat untuk membuat proyek rajutan yang membutuhkan tipe benang yang kaku dan keras seperti nilon, PP, dan lain-lain.

Prym Soft Grip

Kisaran harga: Rp. 50.000,00/buah
Prym merupakan merek Jerman yang terkenal karena bentuk head-nya yg smoothly rounded. Karena itu juga kurang cocok bagi para tight crocheter, soalnya head yang seperti itu bikin susah masuk ke stitch.

Lapisan gagangnya soft matte juga, bedanya Prym sedikit lebih licin daripada KnitPro, jadi tidak mudah kotor ketempelan debu. Kualitas aluminium pada shank crochet hook ini bagus, panjangnya cukup sehingga tarikannya sangat enak.
Secara keseluruhan crochet hook ini sangat nyaman dipakai, terutama bagi perajut yang mempunyai pencil grip style. Untuk yang knife grip style seperti saya, kenyamanannya hanya berlangsung sekitar 30-40 menit karena bentuk gagang crochet hook ini round yang cukup kecil dan tidak ada thumb rest sehingga jari cepat pegal. Selain itu bentuk ujung gagang cenderung lancip dan gagangnya yang agak pendek menusuk ke telapak tangan, tepatnya di bantalan bawah kelingking. Mungkin tipe ini cocok bagi teman-teman yang bertangan mungil dan lentik.

Prym Soft ini hanya tersedia satu warna yaitu muted black yang sebenarnya cukup elegan. Ukurannya diberi kode warna,  sehingga memudahkan untuk mencari ukutan yang dibutuhkan. Namun karena kode ukuran hanya dicetak pada gagang, suatu saat akan pudar atau hilang dan akan menyulitkan.

Kesimpulan:
1. Menurut saya, ranking crochet hook dari yang paling enak sampai yang kurang nyaman adalah: Addi Swing, Prym Plastic, KnitPro Waves, Prym Soft, dan Unbranded Plastic.

2. Crochet hook dengan handleflat (gagang datar) atau yang memiliki thumb rest cocok bagi knife grip crocheter, sedangkan crochet hook dengan handle round (gagang bulat) cocok bagi pencil grip crocheter.

3. Menurut saya, investasi pada crochet berkualitas premium penting jika:
   ✅ merajut merupakan mata pencaharian,
   ✅ sering merajut dengan durasi waktu yang lama,
   ✅ memiliki masalah kesehatan pada tangan.

Sekian review dari saya, semoga dapat membantu teman-teman menemukan crochet hook yang cocok.

Just remember, there is no such thing as a perfect crochet hook, every individual is unique and so does the crochet hook that suits you.

Salam,
Gita D.S.

***

Ditulis oleh Gita D.S.
Foto oleh Gita D.S.
Instagram: hookalookacrochet

Advertisements

5 thoughts on “Multi Brand Crochet Hook Review

Add yours

    1. Hi mba @rajutrajutanindah menurutku clover soft touch itu enak,soft dan ringan dan ga sakit dijari tp krn tanganku sering basah trs kalo basah bikin hooknya seret tapi aku suka bgt pake CST

      Liked by 1 person

  1. Hai mbak bantu jawab yaa..
    selama ini saya merajut pakai clover soft touch dengan teknik pisau nyaman,ringan. Dan ada tambahan karet yang letaknya di bagian jempol juga terasa empuk. Untuk harga menurut saya terjangkau Rp.77.000 (bisa cek di benang rajut jakarta di ig/fp facebook)

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: